Minggu, 19 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Sport

Persela Waspadai Dua Pemain Bali United

22 Februari 2019, 12: 00: 59 WIB | editor : Amin Fauzie

BERI PENGAWALAN: Pergerakan pemain Bali United, Stefano Lilipaly, bakal diwaspadai pemain Persela.

BERI PENGAWALAN: Pergerakan pemain Bali United, Stefano Lilipaly, bakal diwaspadai pemain Persela. (ANJAR DWI PRADIPTA/JAWA POS RADAR LAMONGAN)

LAMONGAN – Asisten pelatih Persela Lamongan, Danur Dara, memberikan perhatian terhadap dua pemain Bali United pada laga leg 2 babak 16 besar Piala Indonesia di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar Jumat malam (22/2). Dua pemain itu, Stefano Lilipaly dan Paulo Sergio.

Danur menilai dua pemain tersebut memiliki visi bermain yang bagus. Ketika keduanya memegang bola, maka menjadi petanda bahaya bagi lini pertahanan lawan yang dihadapi.

‘’Besok (malam ini), kita akan mematikan key player  mereka (Lilipaly dan Paulo Sergio),’’ kata Danur. 

Danur menilai, pemain Bali United sarat pengalaman dan memiliki kualitas di atas rata-rata. Namun, dirinya yakin Persela bakal mampu merepotkan dengan organisasi dan kolektivitas tim.

Menurut dia, jajaran pelatih Persela mengolah pemain untuk menjalankan organisasi permainan yang diinginkan. Sehingga, dirinya sama sekali tidak silau dengan nama besar dan sederet pemain bintang yang dimiliki Bali United.

‘’Yang perlu kita waspadai mereka bermain di kandang sendiri. Tentunya bermain dengan motivasi lebih,’’ katanya.

Sementara itu, pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, mengakui kualitas Lilipaly dan Paulo Sergio. Lilipaly masih dilirik timnas PSSI. Sedangkan Paulo Sergio memiliki titel pemain terbaik Liga 1 ketika memperkuat Bhayangkara FC.

‘’Tapi Paulo Sergio pemain baru yang butuh adaptasi. Dia juga masih butuh meningkatkan chemistry,’’ kata Teco.

Menurut dia, di dalam tim tidak hanya mengandalkan dua pemain. Teco justru senang jika tim lawan melakukan penjagaan terhadap pemain tertentu. Sehingga pemain lainnya memiliki kans untuk bisa lolos dari penjagaan, serta mampu mencuri kesempatan untuk mencetak gol.

‘’Mungkin mereka bisa mematikan dua pemain ini, tapi Fadil atau pemain lainnya bisa saja membikin beda di dalam tim ini,’’ ujarnya.

(bj/ind/yan/jar/min/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia