Jumat, 18 Jan 2019
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Nyalakan Lilin, Rumah Ludes Terbakar

28 Desember 2018, 10: 10: 59 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

Ilustrasi

Ilustrasi (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

NGASEM - Hati-hati saat menyalakan lilin di rumah. Abdul Hakam, 60, warga Desa/Kecamatan Ngasem, harus merelakan rumahnya terbakar akibat lilin. Korban menyalakan lilin setelah listrik padam. Apesnya, api lilin itu membakar televisi dan meja kayu. Api membesar dan membakar rumah.

Kapolsek Ngasem AKP Dumas Barutu menjelaskan, kebakaran sekitar pukul 22.30 pada Rabu (26/12). Bermula sekitar pukul 21.00, istri korban Siti Rukayah, bersama anaknya Wulan Firdaus dan kedua cucunya, Asya, 6, dan Rayan, 3, hendak tidur. 

Karena listrik padam, Siti Rukayah menyalakan dua lilin yang diletakkan di atas televisi di atas meja kayu. Lilin diletakkan dengan alas piring plastik. Sekitar pukul 22.30, Rukayah terbangun dari tidur, karena merasa udara panas. 

Betapa kagetnya, korban melihat api yang sudah menjalar ke dinding rumah. Bergegas membangunkan anak dan cucunya, untuk diajak keluar rumah sambil berteriak minta tolong warga sekitar. 

“Tetangga korban pun berdatangan. Dan, membantu memadamkan api sambil membantu menyelamatkan barang-barang milik korban,” ujarnya.

Kepala Bidang (Kabid) Pemadaman Dinas Pemadam Kebakaran Bojonegoro Sukirno mengatakan, pemadaman itu mengerahkan 1 unit armada pemadam kebakaran (damkar) dari Pos Ngambon beserta 6 personel. Api akhirnya bisa dipadamkan. Namun rumah berikut perabotan milik korban ludes terbakar. 

“Petugas sampai di lokasi kejadian pukul 22.58 dan pemadaman selesai sekitar pukul 01.00,” ujarnya.

Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa tersebut. Namun akibat kebakaran ini, korban diperkirakan mengalami kerugian material sebesar 50 juta rupiah. (rza/)

(bj/gas/rij/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia