Jumat, 14 Dec 2018
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment

Laga Terakhir Ditarget Poin Penuh

Rabu, 05 Dec 2018 10:41 | editor : Ebiet A. Mubarok

FULL TEAM : Para pemain, pelatih, manajer dan official Persela berfoto bersama sebelum laga terakhir di kandang Stadion Surajaya lalu, melawan Persib Bandung.

FULL TEAM : Para pemain, pelatih, manajer dan official Persela berfoto bersama sebelum laga terakhir di kandang Stadion Surajaya lalu, melawan Persib Bandung. (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

LAMONGAN – Persela Lamongan sudah dipastikan dalam posisi aman dari ancaman degradasi. Namun, manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu menegaskan agar pelatih dan pemain tidak terbuai dan berpuas diri. Mereka tetap wajib fight menghadapi laga terakhir Liga 1 pada Minggu (9/12) mendatang. Sebab, poin penuh dari laga melawan Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan Pamekasan tersebut sangat penting untuk mengerek peringkat Persela pada klasemen Liga 1 tahun ini.

“Jangan terbuai dengan posisi aman. (Melawan Madura United) targetnya harus bisa menang dan menambah poin,” tegas Manajer Persela Lamongan Edy Yunan Akhmadi kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (4/12).

Dia menuturkan, sesuai data klasemen sementara saat ini, posisi Persela Lamongan di urutan ke-13 dengan total 43 poin. Sedangkan, Madura United di posisi ke-11 dengan total 45 poin. Sehingga, masih ada selisih dua poin. Laga tandang itu sangat menentukan untuk mengerek posisi Persela, termasuk melewati posisi tuan rumah. “Harus tetap semangat,” harapnya.

Sementara itu, Head Coach Persela Lamongan Aji Santoso mengklaim sudah menyiapkan timnya menghadapi laga terakhir melawan Sapeh Kerab-sapaan Madura United. Yakni, dengan latihan intensif dilakukan di Stadion Surajaya pasca menjamu Persib Bandung lalu hingga menjelang laga Minggu (9/12) mendatang. 

“Karena sudah tidak ada beban, saya ingin pemain main lepas. Mengerahkan seluruh kemampuan. Syukur kalau bisa menang. Kami akan mengupayakan itu untuk menutup kompetisi dengan baik,” bebernya.

Aji berharap di laga terakhir ini menjadi momen pecah telur. Yaitu meraih kemenangan kali pertama di luar kandang. Sebab, tim berkostum biru muda tersebut mencatat prestasi buruk di luar kandang. Yakni, tak pernah meraih kemenangan di laga away. “Semoga di pertandingan terakhir kami bisa melakukannya (menang di kandang lawan), “ pungkasnya.

(bj/jar/msu/feb/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia