Jumat, 14 Dec 2018
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Jalan Plembon-Sugio Digelontor Anggaran Perbaikan

Rabu, 05 Dec 2018 10:00 | editor : Ebiet A. Mubarok

DIGELONTOR PERBAIKAN : Ruas Jalan Plembon- Sugio terus mendapat anggaran perbaikan karena sering rusak. Terutama sering longsor akibat adanya sungai di sisi selatan jalan.

DIGELONTOR PERBAIKAN : Ruas Jalan Plembon- Sugio terus mendapat anggaran perbaikan karena sering rusak. Terutama sering longsor akibat adanya sungai di sisi selatan jalan. (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

SUGIO - Selain diusulkan pembangunan tembok penahan tanah (TPT) sebesar Rp 300 Juta dari APBD, Jalan Plembon-Sugio juga akan mendapat jatah perbaikan tahun depan. Yakni berupa peningkatan jalan dari anggaran dana alokasi khusus (DAK) 2019.

“Sudah diusulkan, dan InsyaAllah tahun depan bisa dikerjakan. Estimasi dananya Rp 2,7 Miliar,” kata Kabid Perbaikan Jalan Kabupaten Dinas PU Bina Marga Lamongan, Dandoko Hadi kemarin (4/12).

Menurut dia, ruas jalan itu diusulkan perbaikan karena terjadi sleding (longsor), sehingga cukup membahayakan bagi pengguna jalan. Pembangunannya dengan model cor beton ditambah tembok penahan tanah (TPT) untuk memperkuat konstruksinya. 

Dia melanjutkan, TPT tersebut berbeda dengan rencana daerah, karena menyesuaikan dengan kebutuhan di lapangan. Alokasi TPT dibutuhkan apabila ada permasalahan saat pembangunan. “Pemkab (APBD) juga menganggarkan TPT, tapi berbeda konstruksi dan titiknya,” terangnya. 

Sedangkan rencana peningkatan, lanjut dia, dalam bentuk pelebaran sepanjang 500 meter. Yakni dengan lebar jalan masing-masing satu meter sisi kanan kiri. Sehingga total lebar jalan tersebut menjadi enam meter. ‘’Kondisi jalan tidak bisa dipastikan. Saat dibangun biasanya ada hal-hal yang menyebabkan perlu dibangun TPT agar tidak membahayakan pengguna jalan atau sebagai penguat. Karena itu, TPT tetap dianggarkan lebih sebagai antisipasi. Apalagi jalan tersebut kerusakannya cukup berat,’’ paparnya. 

Dia melanjutkan, selain ruas jalan Plembon-Sugio, ada dua titik lain menjadi prioritas. Yakni Ruas Tanjung Mekar - Sambo Pinggir dan Ngimbang - Bluluk. Keduanya akan dikerjakan setelah Plembon-Sugio. Masing-masing mendapat anggaran sekitar Rp 3 Miliar. “(Anggaran) lebih besar karena ada peningkatan dan pemeliharaan,” ungkapnya. 

Menurut dia, target perbaikan ada 83 ruas di Lamongan. Tapi bukan peningkatan jalan semua. Sebagian berupa pemeliharaan rutin. Sehingga akan diperhatikan tingkat kerusakan dan kondisi jalan, supaya bisa ditangani lebih awal. Pemeliharaan ini sifatnya berkala. Bentuknya overlay atau tambal. Sehingga pelaksanaannya menyesuaikan dengan kerusakan di lapangan. ‘’Rata-rata jalan-jalan masih memanfaatkan aspal. Sehingga rentan berlubang ketika hujan,’’ ujarnya.

(bj/jar/rka/yan/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia