Jumat, 14 Dec 2018
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment

Persela Terancam Krisis Pemain

Selasa, 04 Dec 2018 10:30 | editor : Ebiet A. Mubarok

TAK BISA MAIN : Skuad Persela melakukan toast menjelang laga. Menghadapi laga perdana Piala Indonesia terancam pincang.

TAK BISA MAIN : Skuad Persela melakukan toast menjelang laga. Menghadapi laga perdana Piala Indonesia terancam pincang. (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

LAMONGAN - Sesuai jadwal Piala Indonesia, Persela akan menghadapi Persekaba Badung Bali pada Kamis (20/12). Namun manajemen tim berjuluk Laskar Joko Tingkir itu dibuat dilematis dengan jadwal laga melawan tim di Liga 3 tersebut. Sebab,  para pemainnya, termasuk tiga pemain asingnya, terlanjur dijadwalkan banyak yang pulang kampung pada Selasa (11/12), atau dua hari setelah laga terakhir Liga 1 menghadapi Madura United. 

''Loris, Assis, dan Wallace sudah dibelikan tiket pulang pada tanggal itu. Serta seluruh pemain juga sudah pulang karena kompetisi selesai,'' kata Sekretaris Persela, Muji Santoso kepada Jawa Pos Radar Lamongan, kemarin (3/12). 

Tentu situasi ini cukup menyulitkan. Sebab Persela memiliki  kans mendapatkan poin di kandang tim dari kasta dua tingkat di bawahnya itu. Selain itu, Laskar Joko Tingkir juga dipastikan tak didampingi Head Coach Aji Santoso, yang mulai mengikuti modul lanjutan kursus kepelatihan AFC Pro. ''Iya coach Aji juga tak bisa mendampingi. Tapi kalau pelatih masih bisa diwakilkan ke asistennya,'' ujar Muji saat dikonfirmasi via ponsel. 

Manajemen Persela berencana untuk mengajukan pemindahan jadwal ke PSSI. Muji mengatakan, hal itu sudah dibicarakan dengan internal manajemen Persela. Namun untuk melangkah, pihaknya masih perlu melakukan pembahasan bersama lagi. ''Pembicaraan terkait itu sudah ada. Tapi nanti akan kita bahas lagi kepastiannya,'' katanya. 

Namun, mengajukan jadwal Piala Indonesia bukan perkara mudah. Sebab klub lawan juga harus sepakat permintaan dari Persela. Itu yang membuat manajemen masih tarik ulur dalam mengajukan permintaan perubahan jadwal. ''Mereka (manajemen Persekaba) kan juga harus menyetujui. Kalau mereka gak setuju, pasti jadwal gak bisa dirubah,'' ucap Muji. 

Seperti diketahui, di laga pertama lalu, Persela harus susah payah menaklukkan tim Liga 3 Persik Kediri. Padahal saat itu skuad biru muda komplit. Itu menunjukkan tim Liga 3 tak bisa dipandang rendah ketika bermain di kandang. ''Kita berharap menemukan solusi terbaik menghadapi Persekaba nanti,'' pungkas Muji.

(bj/jar/ind/feb/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia