Jumat, 14 Dec 2018
radarbojonegoro
icon featured
Lamongan

Produksi Garam Kelebihan 7 Ribu Ton

Senin, 03 Dec 2018 10:20 | editor : Ebiet A. Mubarok

Petani Garam

Petani Garam (Anjar D. Pradipta/Jawa Pos Radar Lamongan)

BRONDONG – Kemarau panjang tahun ini menjadi berkah tersendiri. Produksi garam di Lamongan melampaui target. Dari target sebesar 22.800 ton, sudah tercapai 29.867 ton hingga akhir November lalu. Sehingga lebih banyak sekitar 7.000 ton dari target.  ‘’Ini juga masih ada waktu satu bulan lagi (sampai akhir tahun, Red),’’ kata sekretaris Dinas Perikanan Lamongan, Ubaidillah kepada Jawa Pos Radar Lamongan kemarin (2/12). 

Menurut dia, meski sudah masuk musim hujan, namun produksi garam bisa terus bisa berlangsung. Terutama melalui system garam prisma. ‘’Sehingga kita perkirakan masih ada tambahan produksi dari lahan garam prisma,’’ ujarnya. 

Dia mengungkapkan, tingginya produksi garam tahun ini tak lepas dari cuaca yang cukup mendukung. Petani garam manual  berlomba-lomba mendongkrak produksi saat musim kemarau lalu yang cukup panjang. 

Terpisah, petani garam prisma di Desa Sedayulawas Brondong, Aripin menjelaskan, mayoritas petani garam manual sudah menghentikan produksi sejak turun hujan lalu. ‘’Sekarang sudah berhenti semua, tinggal produksi garam prisma ini yang masih produksi,’’ katanya. 

Dia memperkirakan, dalam sebulan ini produksi garam prisma mencapai 150 ton. Artinya produksi garam di Lamongan tahun ini bisa mencapai 30 ribu ton lebih. ‘’Di atas 100 ton masih bisa bulan ini,’’ pungkasnya.

(bj/jar/ind/feb/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia