Jumat, 14 Dec 2018
radarbojonegoro
icon featured
Sportainment

Lawan Persijap, Tiket Lolos Jangan Sampai Lepas

Minggu, 02 Dec 2018 09:05 | editor : Ebiet A. Mubarok

KEMBALI BERSUA : Pemain Persatu kala kontra Persijap Jepara di Stadion Lokajaya, 26 Agustus lalu. 

KEMBALI BERSUA : Pemain Persatu kala kontra Persijap Jepara di Stadion Lokajaya, 26 Agustus lalu.  (Canggih Putranto/Jawa Pos Radar Tuban)

TUBAN - Sore ini menjadi hari penentuan nasib Persatu Tuban di kompetisi Liga 3 nasional. Apakah tetap bertahan di kompetisi amatir atau menjaga peluang lolos ke Liga 2. Jawabannya ada di pertandingan pamungkas grup E Liga 3 nasional antara Laskar Ronggolawe versus tuan rumah Persijap di Stadion Gelora Bumi Kartini Jepara, sore ini. Hanya cukup meraih hasil seri bisa membawa Persatu memastikan tiket lolos babak 16 besar Liga 3. Risiko terburuk, kalah pun masih bisa lolos.

Asalkan, kalahnya tidak lebih buruk dari Persema 1953 saat dikalahkan Persijap Jepara Senin (26/11) lalu. Saat itu, Persema takluk 1-3. ‘’Kami optimistis meraih kemenangan dan lolos 16 besar,’’ kata pelatih Persatu Edy Sutrisno ketika dikonfirmasi via ponselnya, kemarin (1/12). 

Persijap bukanlah lawan ringan. Dua kali bertemu di fase Grup 4 Liga 3 nasional, Persatu gagal meraih kemenangan. Pada pertemuan leg pertama di Jepara, Persatu kalah 1-2. Sedangkan saat bermain kandang di Stadion Lokajaya 26 Agustus lalu, tim besutan Edy Sutrisno itu dipaksa bermain imbang 1-1. 

Dengan materi pemain yang tak jauh beda di fase grup, Persatu berusaha meracik permainan seapik mungkin agar bisa mengimbangi tuan rumah. Built-up pelatih asal Malang telah dimatangkan kemarin pagi. ‘’Untuk starting line-up kita tentukan besok (hari ini, Red),’’ jelas pelatih asal Malang itu. 

Meski demikian dimungkinkan tak jauh beda saat Persatu bertemu Persema 1953, Kamis (29/11) lalu. Formasi 4-2-3-1 yang berkembang apik di babak kedua bakal diterapkan. Satu striker yang bakal dimainkan diharapkan memiliki insting killer. Nurul Ulum, striker lokal Tuban menjadi tumpuan pelatih Persatu. Pemain bertubuh kekar itu akan ditopang dua sayapnya energik Edy Winarno dan Achmad Nuril Mubin. Kecepatan kedua winger tersebut disuplai gelandang trengginas Ahmad Muzakki dan Danu Rosade serta Syahrur Ramadani. Di lini belakang, Bima Boy Asmara dipercaya menjadi komandan penghalau serangan lawan. ‘’Doakan semoga meraih kemenangan,’’ pintanya. 

Sementara itu, formasi Persijap Jepara tak jauh beda dengan sebelumnya. Sang allenotore anyar Patrick Sofian Ghigani dimungkinkan tetap menampilkan ciri khas Persijap bermain cepat dan menekan dengan formasi 4-2-3-1.

(bj/can/zak/wid/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia