Sabtu, 15 Dec 2018
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Bupati Sambut Positif Akuisisi Holcim

Berharap Kontribusi Lebih Besar untuk Tuban

Kamis, 15 Nov 2018 09:15 | editor : Amin Fauzie

Pabrik Holcim Tuban
Berita Terkait

TUBAN – Keberhasilan PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) dalam mengakuisisi 80,6 persen saham milik LafargeHolcim di PT Holcim Indonesia Tbk, mendapat respons positif dari Bupati Tuban Fathul Huda.

Dalam sambutan saat acara pengajian dan seminar guru TPQ di Pendapa Krida Manunggal Tuban kemarin (14/11), bupati mengucapkan selamat kepada direktur keuangan Semen Gresik (SG) yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Ucapan selamat tersebut disampaikan menyusul berita diakuisisinya saham LafargeHolcim di PT Holcim Indonesia Tbk sebesar USD 917 juta atau sekitar 13,57 triliun oleh Semen Indonesia (SI) Tbk.

‘’Mudah-mudahan (dengan diakuisisinya 80,6 persen saham LafargeHolcim di PT Holcim Indonesia Tbk, Red), Semen Gresik (anak perusahaan SI di Tuban, Red) semakin kukuh tidak tertandingi,’’ kata dia di hadapan ribuan guru TPQ yang hadir di Pendapa Krida Manunggal.

Disampaikan bupati, dengan akuisisi 80,6 persen saham tersebut, maka secara otomatis semua direksi berasal dari SI. Kalau sudah begitu, pemilik yang lain (di Holcim) sudah tidak ada artinya. 

Dengan demikian, manajemenya juga menerapkan konsep manajemen yang selama ini diterapkan Semen Gresik di Tuban. Dengan tambahan amunisi Semen Holcim, dia berharap kontribusi terhadap masyarakat Tuban juga semakin besar.

‘’Insya Allah, kontribusinya terhadap Tuban semakin banyak,’’ kata dia berharap.

Dikonfirmasi terkait sambutan hangat bupati, Sekretaris PT Semen Indonesia Agung Wiharto menyampaikan apresiasi.

''Terima kasih kepada Pak Bupati yang telah memberikan perhatian. Semoga sehat selalu,'' kata dia ketika dihubungi wartawan koran ini melalui sambungan telepon tadi malam.  

Dengan nada merendah, Agung meminta dukungan dan restu kepada semua pihak agar bisa sekuat tenaga memenuhi harapan bupati dan masyarakat.

Terkait konsep manajemen Semen Gresik yang bakal diterapkan pada pengelolaan Holcim, pria yang juga mantan wartawan ini mengakui, manajemen SI bakal mengendalikan Holcim. Tentunya, setelah rapat pemegang saham.

Sebagai badan usaha milik negara (BUMN), lanjut Agung, SI tidak hanya mengejar profit. Namun, yang lebih penting adalah berdampingan dan memberikan memanfaat.

''Bisnis penting, tidak kalah pentingnya bersama memajukan (daerah, Red),'' tegas dia. (tok/ds)

(bj/ds/min/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia