Jumat, 14 Dec 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Suporter Berharap Mulai Bentuk Kerangka Tim

Minggu, 11 Nov 2018 17:16 | editor : Ebiet A. Mubarok

RINDU PERSIBO: Suporter ketika membela Persibo saat berlaga.

RINDU PERSIBO: Suporter ketika membela Persibo saat berlaga. (M. Nurcholish/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Sejumlah pihak sudah mulai berharap agar manajemen Persibo Bojonegoro mulai menyiapkan kerangka tim. Sebab, akhir tahun menjadi waktu ideal membentuk tim. Terutama mempersiapkan diri jelang putaran kompetisi Liga 3 tahun depan.

Humas Curva Nord 1949 Persibo Andri Adi Kusuma meminta manajemen segera memikirkan kerangka tim. Meski belum ada kepastian pemain atau pelatih dipilih, adanya kerangka tim, setidaknya meringankan persiapan. 

Sebab, jika akhir tahun tidak ada persiapan, bisa dipastikan, kondisinya bakal seperti tahun-tahun sebelumnya. "Atau minimal sudah ada ancang-ancang cari pelatih dulu," ucap Andri sapaannya kemarin.

Menurut dia, proses mengamati pemain harus sudah dimulai. Sebab, pemain-pemain direkrut nanti harus benar-benar fight. Beruntung jika yang direkrut alumni Liga 2 semua. 

"Sampai saat ini kami belum melihat adanya persiapan atau pengamatan," imbuh dia.

Andri memaklumi, belum adanya persiapan karena saat ini manajemen sisa dua orang. Dan kebetulan, keduanya berkegiatan  di ranah politik. Karena itu, sangat sibuk. Terlebih persiapan pemilu. Namun, harusnya itu tidak mengganggu proses persiapan Persibo.

Okky Widodo salah seorang suporter mengatakan, persiapan dilakukan lebih awal tentu bagus. Hanya, karena jumlah SDM manajemen terbatas, seharusnya ada perombakan kecil. Sehingga, saat manajemen inti sibuk, kerja manajemen Persibo tidak terhenti.

"Yang ditakutkan tentu persiapan mendadak lagi. Dan tentu berdampak pada performa," ungkap dia.

Dia menambahkan, mumpung masih ada  cukup waktu, seharusnya manajemen mulai membentuk perpanjangan tangan. Sehingga, saat manajemen inti sibuk berpolitik, berbagai persiapan bisa tetap dilakukan. Sementara itu, CEO Persibo, Abdullah Umar saat dikonfirmasi masih belum mau berkomentar. 

(bj/cho/zky/rij/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia