Jumat, 16 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Siagakan Satpol, Jam Berjualan Digilir

Kamis, 08 Nov 2018 09:10 | editor : Fa Fidhi Asnan

Pasar Rapi

Pasar Rapi (M. Nurcholish/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO - Pemindahan pedagang pasar tumpah ke dalam kawasan Pasar Kota terus dipantau. Petugas satpol PP akan bersiaga mengawasi di awal masa peralihan. Hal ini mengantisipasi pedagang kembali berjualan di jalan raya.

Selain itu, juga diberlakukan jadwal atau sif berjualan. Hal ini agar tak mengganggu pedagang lainnya. “Pada awal-awal kita akan terus memantau. Berapa lamanya belum bisa dipastikan,” kata Kasatpol PP Ahmad Gunawan kemarin (7/11).

Gunawan menjelaskan, semua pedagang sudah bersedia menempati lokasi baru di dalam pasar. Meski begitu, pihaknya tetap mendampingi pedagang. Petugas satpol PP akan ditempatkan di lokasi untuk memantau perkembangan. 

“Nanti jika sudah terbiasa, akan kami lepas,” terang dia.

Gunawan menjelaskan, secara teknis lokasi yang digunakan berdagang adalah milik unit pasar di bawah dinas perdagangan. Sehingga, para pedagang harus menaati aturan unit pasar tersebut. “Awal-awal saja ini kami ikut membantu. Jika sudah terbiasa nanti mereka akan mengikuti sesuai aturan,” jelasnya. 

Lokasi yang digunakan berdagang bukan tempat baru yang disiapkan pemkab. Itu adalah lokasi lama. Selama ini pedagang berjualan di pinggir jalan. “Jalan akan kami fungsikan sebagaimana mestinya,” jelasnya.

Dia menegaskan, pemkab tidak melakukan penertiban pedagang. Hanya menata agar pedagang masuk ke dalam kawasan pasar. Sehingga, mereka tercatat sebagai pedagang resmi di pasar kota. “Jadi, bukan penertiban,” jelasnya.

Untuk jam berjualan, lanjut dia, unit pasar memiliki aturan tersendiri. Yaitu, sif pertama mulai pukul 17.00 sampai pukul 22.00. Sif kedua dimulai pukul 00.00 hingga pukul 05.00. Ada jeda dua jam antara pedagang sif pertama dengan kedua. 

Jeda tersebut digunakan persiapan untuk pedagang sif pertama dan berkemas untuk pedagang sif dua.  

Gunawan menegaskan, pedagang harus menaati aturan itu. Sebab, lokasi mereka gunakan ada yang menempati. Yaitu, pada pukul 06.00 toko yang di depan parkir sudah mulai buka. “Jika mereka tidak buka, maka pemilik toko yang kewalahan,” jelasnya.

Gunawan memastikan, seiring berjalannya waktu para pedagang akan terbiasa. Mereka akan berjualan dengan nyaman di dalam kawasan pasar.

(bj/cho/zim/rij/faa/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia