Rabu, 14 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Rp 500 Miliar Tak Bisa Masuk APBD

Kamis, 08 Nov 2018 09:00 | editor : Fa Fidhi Asnan

DBH Migas

DBH Migas (Istimewa)

BOJONEGORO - Selain menerima kenaikan dana bagi hasil (DBH) migas yang signifikan, Pemkab Bojonegoro juga menerima dana transfer dari pemerintah pusat pada triwulan empat ini. Dana tersebut nilainya juga tidak kalah fantastis. Yakni, Rp 500 miliar. Dana transfer triwulan empat tersebut berasal dari banyak rincian. Mulai dana alokasi umum (DAU) hingga dana bagi hasil (DBH) cukai. 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Bojonegoro Ibnu Soeyuthi mengatakan, dana transfer triwulan empat diterima pemkab, pada 31 Oktober lalu. Namun, dana tersebut tidak bisa dimasukkan pada anggaran Perubahan (P)-APBD 2018, bahkan APBD induk 2019. 

Sebab, pembahasan keduanya sudah tuntas. Sehingga, anggaran itu akan dimasukkan pada sisa lebih pembiayaan anggaran (silpa) 2019. “Nantinya itu tetap masuk silpa karena turunnya setelah semua disahkan,” jelasnya.

Ibnu menuturkan, peruntukannya nanti menunggu pembahasan lebih lanjut. Namun, dana itu nantinya juga akan digunakan menutupi defisit APBD 2019. Defisitnya mencapai Rp 160 miliar. Defisit terjadi karena ada sejumlah anggaran yang digunakan mengalami kekurangan. 

“Kekurangan itu nanti akan ditutupi dengan anggaran triwulan empat itu,” jelasnya.

Dana transfer tersebut, kata Ibnu, biasanya tidak dikirimkan akhir tahun seperti ini. Tapi, dikirimkan awal-awal tahun. Namun, khusus tahun ini ditransfer lebih awal. “Saya juga tidak tahu. Tapi biasanya transfernya Februari,” jelasnya. Selain itu, nilainya juga cukup besar dibanding tahun-tahun sebelumnya. 

Sekretaris Komisi B DPRD Bojonegoro Lasuri mengatakan, jika dana transfer triwulan empat tersebut bisa masuk APBD induk 2019, tentu tahun depan APBD sebesar Rp 5 triliun lebih. Namun, karena tidak masuk, sehingga menjadi silpa tahun depan.

Lasuri melanjutkan, tahun depan Bojonegoro memang menerima banyak sekali dana yang fantastis. Dia berharap program-program prioritas pemerintah segera dilaksanakan.

(bj/zim/rij/faa/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia