Rabu, 14 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Duh.. Isu Penculikan Buat Warga Cemas 

Rabu, 07 Nov 2018 10:20 | editor : Ebiet A. Mubarok

penculikan

penculikan

BOJONEGORO – Penyebaran informasi yang begitu cepat, terkadang membuat masyarakat sulit membedakan kebenaran informasi yang tersebar. Seperti baru-baru ini sempat marak isu penculikan anak di Facebook maupun WhatsApp yang ternyata hoaks. Para orang tua pun waswas membaca informasi tersebut. Bahkan salah kaprahnya, beberapa orang tua itu juga ikut menyebarkan lagi informasi yang tidak jelas tersebut. Dalihnya ingin mengingatkan saudara atau teman dekatnya.

Handayani, 45, warga Kelurahan Sumbang pun salah satu orang tua yang mendengar informasi terkait isu maraknya penculikan anak di Bojonegoro. Namun, dia sangsi karena sejauh ini tidak ada pemberitaan terkait penculikan anak di Bojonegoro. Dia mengaku kerap membaca informasi itu dari grup-grup lokal Bojonegoro di Facebook. “Iya saya tahu sebaran informasi itu, tapi saya hanya membaca saja, tidak langsung percaya,” ujarnya. 

Menurutnya, ketika dia mengecek akun penyebar hoaks itu tidak menggunakan foto asli dan data dirinya tidak lengkap. Tapi selain di Facebook, dia pernah sesekali juga menerima pesan terusan WhatsApp dari teman kantornya terkait informasi hoaks tersebut. “Saya biasanya tiap menerima pesan yang kurang jelas itu pasti tanya anak saya, takutnya itu hoaks,” ujarnya. 

Terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli menegaskan, bahwa isu penculikan anak di Bojonegoro merupakan hoaks. Dia meminta masyarakat lebih cerdas ketika memilih dan memilah informasi. “Ketika dapat informasi yang kurang jelas kebenarannya lebih baik jangan gegabah mengunggah ulang informasi tersebut, cari dulu informasi yang valid,” katanya. 

Tim Cyber Patrol Polres Bojonegoro juga terus memantau grup-grup Facebook. Dia mengingatkan agar masyarakat selalu ber-tabayyun. “Jangan mudah terprovokasi dengan informasi yang tidak jelas sumbernya,” tegasnya. Selain isu penculikan anak, baru-baru ini juga banyak warganet yang tidak bertanggung jawab mengunggah foto maupun video hoaks seputar kecelakaan Lion Air.

(bj/gas/aam/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia