Rabu, 14 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Bojonegoro

Empat dari 15 Penderita Difteri Meninggal

Rabu, 07 Nov 2018 09:40 | editor : Ebiet A. Mubarok

Difteri

Difteri

BOJONEGORO - Imunisasi difteri tahap akhir ini cukup penting. Sebab, penyakit difteri ini termasuk menular dan bisa membunuh penderitanya. “Empat dari 15 penderita difteri di Bojonegoro selama 2018 disebabkan karena belum pernah imunisasi difteri,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Bojonegoro Totok Ismanto.

Dia mengatakan, imunisasi difteri sudah tahap tiga dan terakhir. Imunisasi difteri itu menindaklanjuti status kejadian luar biasa (KLB) di Jawa Timur. 

Dia mengimbau agar masyarakat tidak meremehkan panas dalam atau demam pada anak-anaknya. Karena gejala-gejala difteri mirip penyakit flu. “Apabila ada gejala seperti sakit tenggorokan akibat adanya lapisan tipis berwarna abu-abu menutupi tenggorokan dan amandel,’’ jelasnya. 

‘’Atau mungkin leher membengkak, segera diperiksakan di rumah sakit,” lanjut dia.

Nantinya, di rumah sakit penderita difteri pun akan diisolasi di kamar khusus, karena virus difteri bisa menular. Bahkan, orang di sekitar penderita juga akan diperiksa untuk mengetahui kondisi tubuhnya tertular virus difteri atau tidak. 

(bj/gas/rij/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia