Jumat, 16 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Unirow Kembangkan Becak Baca

Rabu, 17 Oct 2018 19:00 | editor : Ebiet A. Mubarok

TUMBUHKAN MINAT BACA: Kegiatan Becak Baca di kompleks GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban.

TUMBUHKAN MINAT BACA: Kegiatan Becak Baca di kompleks GOR Rangga Jaya Anoraga Tuban. (Ahmad ATho'illah/Jawa Pos Radar Tuban)

TUBAN - Dunia litersi di Tuban kian bergeliat. Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban mengambil peran untuk tetap menjadi bagian pendorong budaya literasi. Melalui Program Kemitraan Masyarakat (PKM) dari Kementerian Ristekdikti, kampus swasta terbesar di Bumi Wali ini mengembangkan Becak Baca. 

Dosen Ilmu Komunikasi Unirow Tuban Kholid mengatakan, program ini berjudul Upaya Peningkatan Minat Baca Masyarakat melalui Becak Baca di Kecamatan Semanding dan Soko. ‘’Kita bermitra dengan Rumah Baca Bijaksana  di Semanding dan Taman Baca di Soko,’’ kata penerima PKM itu.

Dia menjelaskan, Becak Baca awalnya dikembangkan Komunitas Literasi di Tuban. Namun, hanya berlangsung sesaat. Setelah tim, PKM dari Unirow melakukan observasi terkait  ketersediaan becak yang menjadi persoalan. 

Dari permasalahan tersebut, kata Kholid, dirinya membuat program dan mengajukannya ke Kemenristekdikti untuk dikompetisikan. Harapannya, bisa membantu gerakan literasi dan menumbuhkan minat baca di Tuban. Khususnya di dua kecamatan tersebut. ‘’Alhamdulillah proposal kita lolos,’’ ujarnya. 

Becak Baca yang dikembangkan tersebut dimodifikasi. Selain dipasang musik, becak juga dilengkapi rak buku. Dengan begitu, penataan lebih rapi dan lebih mudah dioperasikan. ‘’Becak ini kita berikan kepada dua mitra itu (Rumah Baca dan Taman Baca, Red),’’ jelasnya. 

Tak hanya diberikan becak. PKM juga memberikan pendampingan agar gerakan literasi terus hidup dan berkembang. Tujuannya, minat baca masyarakat di Tuban terus meningkat. ‘’Kami juga akan mengadakan pelatihan mendongeng agar becak tidak monoton,’’ imbuh dia. 

Untuk tahap awal, becak akan dibawa ke pusat keramaian kota. Kemudian, becak difungsikan masing-masing mitra. Di Kecamatan semanding, misalnya, fokusnya di kompleks perumahan. Sedangkan di Kecamatan Soko menyasar masyarakat pedesaan. ‘’Jadi ada dua karakteristik masyarakat yang digarap,’’ terang dia. 

Kholid menambahkan, Becak Baca di-launching pada 8 Juli lalu. Dalam kegiatan Becak Baca ini juga dibagikan buku dan rak gratis. Buku yang dibagikan adalah buku cerita.

(bj/tok/ds/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia