Kamis, 15 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Tuban
Inspirator 2 Orang Desa Sukses Jadi Pemimpin

Menginspirasi dan Menjawab Tantangan Zaman

Rabu, 26 Sep 2018 16:48 | editor : Ebiet A. Mubarok

MENGINSPIRASI: Sang inspirator Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono berbagi kisah sukses seputar karirnya di Pendapa Krida Manunggal Tuban.

MENGINSPIRASI: Sang inspirator Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono berbagi kisah sukses seputar karirnya di Pendapa Krida Manunggal Tuban. (Dokumen/Jawa Pos Radar Tuban)

TUBAN – Luar biasa menggelegar! Tidak ada kata lain untuk menggambarkan Millenial Inspiration 5.0 yang diselenggarakan Jawa Pos Radar Tuban. Bertempat di Pendapa Kridha Manunggal Tuban, acara (8/8) pagi sangat meriah karena diikuti sekitar 700 remaja gen millennial yang terdiri dari siswa-siswi sekolah menengah atas (SMA), Madrasah Aliyah (MA), sekolah menengah kejuruan (SMK), dan perguruan tinggi di dalam dan luar Tuban.

Ratusan siswa sangat antusias mendengarkan dan menanyakan seputar kisah sukses dua inspirator. Yaitu Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono dan Direktur Produksi Semen Gresik Ir. Joko Sulitiyanto. Turut hadir dalam acara tersebut Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Tuban Edy Sukarno, Kabag Humas Pemkab Tuban Rohman Ubaid, Kepala Disparbudpora Sulistyadi dan perwakilan Dinas Pendidikan Sugeng Suprapto.

Undangan lain perwakilan Kemenag Tuban Achmad Badrus Salam, Kasi Humas dan Media SI M. Sani Yuwono, Pembantu Rektor I Universitas Sunan Bonang Sulistyani Eka Lestari, dan Ketua STIE Muhammadiyah Tuban Yuanis, dan perwakilan jajaran guru sejumlah sekolah. Selain itu, hadir pula Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Zahidin dan General Manager Jawa Pos Radar Tuban Tulus Widodo. Pengisi hiburannya, grup biola Tuban String Ansamble.

Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan dilanjutkan penampilan Tuban String Ansamble yang memainkan instrument Kharisma Cinta, Shalawat Badar dan Twinkle-Twinkle Little Star. Dilanjutkan sambutan Direktur Jawa Pos Radar Bojonegoro Zahidin yang menyampaikan tantangan generasi millenial menyambut era 5.0. ‘’Salah satu tantangan generasi milenial adalah teknologi yang begitu cepat berubah,’’ tuturnya sekaligus menjelaskan misi diselenggarakannya Millenial Inspiration.

Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian cenderamata untuk para pendukung acara dan sambutan Wakil Bupati Tuban Noor Nahar Husein. Orang nomor dua di Pemkab Tuban itu mengapresiasi kegiatan positif Jawa Pos Radar Tuban tersebut. Dengan kegiatan tersebut, kata dia, siswa bisa belajar dari kisah sukses seseorang secara langsung. ‘’Yang dihadirkan sebagai narasumber ini benar-benar sukses meniti karir, ada tahap-tahap yang dilalui hingga di puncak. Ini yang bagus untuk motivasi siswa,’’ ujarnya yang dilanjut membuka acara. 

Puncak acara, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono SH., S.I.K., M.Si dan Ir. Joko Sulistyanto berbagi kisah inspiratif seputar hidup dan karir mereka. Peserta tidak hanya mendengarkan, namun juga bisa bertanya langsung terkait perjalanan karir dan prestasi yang dipaparkan. Antusiasme terlihat dari puluhan peserta yang bergantian mengacungkan jari untuk bertanya kepada kedua narasumber pada setiap sesi.

Sesi pertama, Kapolres Tuban AKBP Nanang Haryono berbagi kisah suksesnya dimulai dengan cerita masa kecil yang hidup di lingkungan pedesaan. Lahir dan besar di Desa Tondomulo, Kecamatan Kedungadem, Bojongoro, Nanang terus berjuang dengan segala keterbatasan. Hidup dengan latar belakang keluarga ekonomi menengah, tak menyurutkan semangat Nanang muda dalam menggapai impiannya. ‘’Dulu waktu muda saya membantu ayah bekerja sebagai penyewa jasa angkut pikap untuk tembakau,’’ tuturnya.

Ketika menempuh sekolah di SMAN 1 Kedungadem, orang nomor satu di Polres Tuban ini merupakan juara kelas. Padahal, saat itu di desa tempat dia tinggal belum ada listrik. Sehingga ketika belajar Nanang harus lebih dulu memompa petromak atau lampu minyak. ‘’Dengan segala keterbatasan saya masih semangat belajar dan berusaha. Apalagi sekarang yang serba ada, seharusnya kalian bisa melakukan lebih,’’ kata dia yang bercerita selalu menduduki peringkat lima besar di kelasnya.

Sesi berikutnya, Joko Sulistiyanto menginspirasi dengan cerita perjalanan karirnya sebagai putra daerah asli Desa Talangkembar, Kecamatan Montong, Tuban. Dengan bekal niat dan kerja keras, Joko berhasil meniti karir di salah satu badan usaha milik negara (BUMN) tersebut mulai dari nol hingga menjadi direktur produksi Semen Gresik. ‘’Sebelum meniti sukses, kita harus tahu dulu siapa diri kita? Apa tujuan kita?’’ tuturnya yang mengawali motivasi tersebut. 

Alumni SMAN Jatirogo itu mengatakan sebagai siswa generasi milenial, harus cepat beradaptasi dengan teknologi dan perubahan zaman agar mudah dalam meniti karir. Hal penting yang sangat menentukan kesuksesan karir adalah peran Allah SWT. Sebab usaha keras apapun, Tuhan tetap menentukan hasil akhirnya. Sehingga antara usaha dan doa menjadi penentu penting dalam setiap proses manusia. ‘’Sejak lahir kita dilahirkan sebagai pemenang, sehingga hanya perlu berusaha dan berdoa lebih keras lagi,’’ ucapnya.

Acara ditutup dengan foto bersama dan pengumuman pemenang lomba foto Instagram dengan hastag #MIRadarTuban. Seluruh pengisi acara dan siswa pulang dengan membawa ilmu yang diharapkan bermanfaat kelak di masa depan ketika mereka mulai meniti karir. Inti dari dua motivasi yang disampaikan oleh inspirator tersebut adalah “Do what your love and love what you do” (Lakukan apa yang kalian cintai. Dan cintai apa yang kalian lakukan. Niscaya, keberhasilan dan kesuksesan yang akan menghampiri.

(bj/yud/ds/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia