Rabu, 14 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Hukum & Kriminal

Dibobol saat Tarawih, Polisi Ringkus Empat Pencuri 

Selasa, 22 May 2018 04:10 | editor : Ebiet A. Mubarok

Pembobolan Ruko

Pembobolan Ruko (Istimewa/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO – Kewaspadaan pada Ramadan perlu ditingkatkan. Terutama  ketika hendak meninggalkan rumah untuk salat Tarawih. Seperti yang dialami Suparjo, 46, warga Dusun Kepel, Desa Brenggolo, RT 12 RW 05, Kecamatan Kalitidu. Roko miliknya pada Sabtu (19/5) lalu sekitar pukul 20.00, dibobol oleh empat maling. Sepulangnya dari masjid, Suparjo sudah mendapati rukonya berantakan serta barang dagangan dan dua HP miliknya telah raib.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh Jawa Pos Radar Bojonegoro, Suparjo awalnya mengecek ada kerusakan pada pintu rumah bagian belakang seusai menunaikan salat Tarawih. Karena selot pintu tersebut hanya diganjal kayu, sehingga diperkirakan keempat maling tersebut masuk lewat pintu belakang. Korban pun segera melapor ke Polsek Kalitidu sekitar pukul 21.30 dengan didampingi kepala desa setempat dan para saksi.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti dan meminta keterangan dari para saksi sekaligus olah TKP. Kapolsek Kalitidu AKP Sugimat mengungkapkan, bahwa pihak kepolisian langsung mengembangkan penyelidikan. Akhirnya empat tersangka pencurian ruko milik Suparjo berhasil diamankan dini hari kemarin (20/5) . “Alhamdulillah sekitar pukul 23.00 dua tersangka ditangkap di Desa Talok, sedangkan dua tersangka lainnya ditangkap di Desa Brenggolo sekitar pukul 02.00,” jelasnya. 

Adapun keempat tersangka pencurian adalah  FA, 19, warga Desa Brenggolo, RT 4 RW 2, Kecamatan Kalitidu; AP, 23, warga Dusun Garon, RT 12, Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu;  KM, 25, Dusun Garon, RT 12, Desa Mlaten, Kecamatan Kalitidu;  dan MH, 29, warga Desa Talok, RT 11, Kecamatan Kalitidu. 

Kapolsek mengungkapkan semua tersangka rata-rata masih muda dan tempat tinggalnya tidak jauh dari lokasi pencurian. “Tersangka diamankan beserta barang bukti di rumahnya,” tuturnya. Diperkirakan kerugian korban senilai Rp 10 juta dengan barang bukti berupa dua unit HP dan satu dus rokok berbagai merek.

Sementara itu, Kapolres Bojonegoro AKBP Ary Fadli berpesan kepada warga masyarakat muslim selama bulan Ramadan ini agar selalu waspada dan memerhatikan pintu kunci rumahnya saat bepergian. Sebab, kejahatan kerap terjadi karena ada celah atau kesempatan. Sehingga harus lebih teliti lagi mengantisipasi kondisi sekitar rumah. “Pastikan semua pintu sudah terkunci rapat sebelum ke luar rumah,” terangnya. Atas perbuatannya, empat tersangka akan diancam pasal 363 KUHP dengan hukuman penjara maksimal tujuh tahun.

(bj/gas/nas/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia