Jumat, 14 Dec 2018
radarbojonegoro
icon featured
Peristiwa

Belum Genap Sebulan, Ini Penyebab Tiga Truk Terguling

Sabtu, 28 Apr 2018 05:25 | editor : Ebiet A. Mubarok

LAKA TUNGGAL: Sebuah truk terguling di Jalan Raya Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Senin lalu. Dalam sebulan tiga truk terguling di Jalan Raya Bojonegoro. 

LAKA TUNGGAL: Sebuah truk terguling di Jalan Raya Desa Margomulyo, Kecamatan Balen, Senin lalu. Dalam sebulan tiga truk terguling di Jalan Raya Bojonegoro.  (M. Nurcholish/Jawa Pos Radar Bojonegoro)

BOJONEGORO – Truk yang melintasi jalur Bojonegoro disinyalir banyak yang nakal semenjak jembatan timbang di Kecamatan Baureno tidak difungsikan. Sehingga, kerap kali truk terguling akibat over tonase yang mengakibatkan as mobil patah. Hal tersebut tentu sangat membahayakan pengguna jalan lainnya. Bahkan belum genap sebulan, sudah ada tiga kejadian truk terguling.

Kanit Laka Lantas Satlantas Polres Bojonegoro Ipda Mukari menerangkan, penyebab utama banyak truk terguling di Bojonegoro ialah jembatan timbang yang tidak difungsikan lebih dari satu tahun. Hal tersebut mengakibatkan banyak sopir truk yang mengangkut muatan berlebihan. “Disayangkan sekali jembatan timbang hingga sekarang belum diaktifkan, sehingga banyak truk over tonase lolos ketika melintasi Bojonegoro,” jelasnya.

Kejadian truk terguling baru terjadi sekitar pukul 22.30 pada Kamis (26/4) lalu di Jalan Raya Bojonegoro-Babat turut Desa Margomulyo, Kecamatan Balen. Kronologi kejadian tersebut bermula ketika truk nopol P 8847 TG yang dikemudikan oleh Edi Wibowo, 28, warga Desa Glagahwangi, RT 01 RW 01,  Kecamatan Sugihwaras, melaju dari arah timur dengan kecepatan tinggi dengan muatan ayam. Ketika sampai di TKP, diduga sopir mengantuk, sehingga kehilangan konsentrasi saat mengemudi.

Akhirnya truk oleng ke sisi selatan jalan dan menabrak pembatas jalan hingga akhirnya terguling ke utara. Akibat dari kejadian laka lantas tersebut, pengemudi dan penumpang yang bernama Suharno, 34, Kelurahan Sukomanunggal, RT 04 RW 01, Surabaya, itu mengalami luka-luka dan dirawat di RS Sumberrejo. “Laka tersebut laka tunggal, jadi tidak ada korban lain,” ujarnya.

kejadian truk terguling juga terjadi pada (25/4) dan (18/4) lalu. Mukari menerangkan truk terguling pada (25/4) lalu diakibatkan over tonase angkut pupuk subsidi sehingga as mobilnya patah. “TKP-nya di jalan raya turut Desa Ngemplak, Kecamatan Baureno,” ujarnya. 

Sedangkan kejadian pada (18/4) lalu, truk muatan keramik terguling di jalan raya turut Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, akibat rem blong sehingga menabrak tiang listrik.

Sementara itu, Satlantas Polres Bojonegoro bersama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Bojonegoro telah berupaya preventif dengan cara mengadakan operasi lalu lintas bagi kendaraan angkutan barang maupun penumpang. “Antisipasi terus kami lakukan dengan merazia kendaraan angkutan barang dan penumpang bersama Dishub Bojonegoro, mengecek kelengkapan surat dan muatan,” pungkasnya.

(bj/cho/gas/nas/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia