Minggu, 19 May 2019
radarbojonegoro
icon-featured
Advertorial

Tekan DBD Lewat Keranjang Cinta

15 Maret 2018, 11: 20: 55 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

MEMBANGGAKAN: Inovasi keranjang cinta menyabet juara 1 nakes teladan kategori perawat dari Pemkab Lamongan. Serta menjadi juara 3 nakes teladan kategori perawat dari Propinsi Jatim.

MEMBANGGAKAN: Inovasi keranjang cinta menyabet juara 1 nakes teladan kategori perawat dari Pemkab Lamongan. Serta menjadi juara 3 nakes teladan kategori perawat dari Propinsi Jatim. (Indra Gunawan/Radar Lamongan)

ADVERTORIAL - Demam berdarah dengue (DBD) tak lagi menjadi masalah pelik di Kecamatan Deket. Itu berkat inovasi Puskesmas Deket berupa program kerja bakti, abatisasi, nilai jentik nyamuk, gas fogging, cepat, intensif dan tanggap (Keranjang Cinta). Inovasi itu tahun lalu menjadi juara 1 tenaga kesehatan (nakes) teladan kategori perawat dari Pemkab Lamongan, serta juara 3 nakes teladan kategori perawat dari Provinsi Jawa Timur.

‘’Sejak program keranjang cinta diterapkan, terjadi penurunan kasus DBD di Kecamatan Deket,’’ tutur Kepala Puskesmas Deket, Yulita Dwi Poraktati. 

Data kasus 2015, ada 16 penderita DBD dan 13 penderita demam dengue (DD). Tahun 2016, jumlahnya turun menjadi 11 penderita DBD dan 8 penderita DD. Hasilnya lebih dirasakan tahun lalu, DBD hanya menjangkiti 8 penderita. 

‘’Penurunan angka kejadian penderita DBD tidak terlepas dari keberadaan jentik nyamuk di setiap rumah tangga,’’ ungkapnya. 

PSN menjadi upaya menekan DBD. Penggalangan komitmen dari seluruh lintas sektoral dilakukan di Kecamatan Deket. Puskesmas Deket menggandeng Muspika Deket dan seluruh kades. 

MELIBATKAN MASYARAKAT: Kelas kader PSN-DBD dibentuk untuk menekan kasus penyakit DBD di Kecamatan Deket. 

MELIBATKAN MASYARAKAT: Kelas kader PSN-DBD dibentuk untuk menekan kasus penyakit DBD di Kecamatan Deket.  (Indra Gunawan/Radar Lamongan)

Juga, membentuk kelas kader PSN-DBD dari ibu-ibu beragam pekerjaan. Mereka dibekali buku modul PSN-DBD untuk pemahaman kelas kader PSN-DBD. Sedangkan alur penyampaian kegiatan PSN-DBD dan pelaporan adanya kejadian warga yang terserang DBD dilakukan melalui grup WhatsApp (WA) Program PSN-DBD. Grup WA ini dibuat untuk memercepat akses pelaporan.

‘’Juga poster yang dipasang pada tempat umum strategis yang mudah dibaca seluruh warga,’’ katanya.

(bj/ch/ind/yan/bet/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia