Jumat, 16 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Ekonomi Dan Bisnis

Motor Sport Diburu Komunitas

Selasa, 13 Mar 2018 14:05 | editor : Ebiet A. Mubarok

DIDOMINASI REMAJA: Salah satu konsumen saat melihat tipe terbaru motor sport produk Cina di sebuah diler di Lamongan.

DIDOMINASI REMAJA: Salah satu konsumen saat melihat tipe terbaru motor sport produk Cina di sebuah diler di Lamongan. (Rika Ratmawati/Jawa Pos Radar Lamongan)

BISNIS - Kebutuhan motor sport masih mengandalkan komunitas menyusul sulitnya diler menjajaki pasar lain. Ketika intensitas klub menurun, permintaan motor ini pun ikut lesu. Mahfud, PIC diler mengungkapkan, penjualan motor selalu mengikuti perkembangan zaman. Ketika banyak motor jenis matik berseliweran di jalan, berarti pasar otomotif masih dikuasai tipe tersebut.

Begitu juga ketika jalanan banyak mobile komunitas motor sport, permintaan motor tipe tersebut juga terdongkrak. “Saat ini kebutuhan motor sport cenderung lesu, terjadi penurunan dibandingkan bulan lalu,” ungkapnya. 

Menurut Mahfud, bulan lalu penjualan motor masih baik. Per bulan dilernya mampu melepas lima unit. Bulan ini, justru belum ada permintaan, meski sekarang ini memasuki musim panen raya padi.

Karena itu, diler mulai menerapkan strategi down payment (DP) rendah dan berbagai paket promo lainnya. “Agar konsumen mulai tertarik dan membeli,” ujarnya. 

Sementara, Lusi, karyawan diler lainnya mengatakan, kebutuhan kendaraan jenis sport memang kurang prospektif. Hal itu dipicu karena segmentasinya terbatas, sehingga penjualan tidak bisa seimbang setiap bulannya.

Permintaan motor tipe ini, menurut dia, musiman. Ketika keluar produk terbaru, permintaan sontak bertambah. “Apalagi kalau desain dan cc-nya ditambah, pasti kebutuhannya tinggi,” imbuhnya. 

(bj/yqn/rka/ds/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia