Jumat, 18 Jan 2019
radarbojonegoro
icon featured
Tuban

Basmi Tawon, Kerahkan Tim Pemadam Kebakaran

07 Februari 2018, 12: 00: 51 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

SERBABISA: Tim pemadam kebakaran saat menyemprotkan air pada sarang tawon ndas di Perumahan Karang Indah, kemarin (6/2).

SERBABISA: Tim pemadam kebakaran saat menyemprotkan air pada sarang tawon ndas di Perumahan Karang Indah, kemarin (6/2). (Canggih Putranto/Jawa Pos Radar Tuban)

TUBAN - Hanya untuk mengusir sekelompok tawon ndas yang bersarang di sebuah pohon jambu di Perumahan Karang Indah, Kelurahan Karang, Kecamatan Semanding, kemarin (6/2) pagi satu unit tim pemadam kebakaran dikerahkan plus mobil damkarnya. Setelah disemprot dengan obat pembasmi serangga, sarang tawon itu pun jatuh dan tawonnya mati. 

Tawon yang dibasmi tim pemadam itu bukan sembarang serangga. Ardi Andika, ketua lingkungan setempat mengatakan, sarang tawon di sekitar rumah Pangudi, warga setempat itu muncul sekitar lima bulan lalu.

Saking ganasnya, tawon ini sempat menyengat warga sekitar dan mengakibatkan yang bersangkutan mendapat perawatan di rumah sakit. Sejak itu, anak-anak tak berani  bermain di sekitarnya. ‘’Saya tidak berani usir karena ini jenis tawon ndas,’’ ujar dia. 

Tim pemadam kebakaran yang mengenakan pakaian anti api tiba di lokasi sekitar pukul 10.00. Begitu mendekati  serang lebah tersebut, mereka langsung menyemprotkan air bercampur pembasmi serangga.

Setelah disemprot, sarang tersebut langsung jatuh dan hanya sebagian tawonnya yang mati. Selebihnya berusaha kembali ke pohon yang tingginya sekitar 3 meter tersebut. Untuk melumpuhkan, petugas kembali menyemprotkan air.  

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tuban Joko Ludiyono mengatakan, diterjunkannya tim pemadam tersebut setelah institusinya  mendapat laporan terkait keresahan warga. ‘’Ini adalah bentuk pelayanan BPBD terhadap warga selain kebakaran dan lainnya,’’ tegas dia.     

Joko mengatakan, bukan kali ini saja BPBD menangani jenis gangguan binatang. Sebelumnya, timnya juga menangani ular sanca yang masuk rumah serta kucing di dalam sumur. ‘’Namanya warga minta pertolongan, tentu kita tak bisa menghindar. Itu bentuk pelayanan kita,’’ imbuh dia.

(bj/can/zak/ds/bet/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia