Minggu, 19 May 2019
radarbojonegoro
icon featured
Ekonomi Dan Bisnis

BBM Naik, Belum Berimbas Permintaan

24 Januari 2018, 10: 32: 36 WIB | editor : Ebiet A. Mubarok

NAIK SEDIKIT: Salah satu petugas SPBU saat melakukan pengisian BBM.

NAIK SEDIKIT: Salah satu petugas SPBU saat melakukan pengisian BBM. (Rika Rahmawati/Jawa Pos Radar Lamongan)

LAMONGAN - Kenaikan harga minyak mentah dunia mencapai 60-65 per barel berdampak pada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi. Kenaikan BBM tersebut dirasa lebih optimal dalam memberikan cadangan anggaran untuk BBM subsidi.

Karena itu, dalam menekan kerugian, kenaikan BBM nonsubsidi bisa menjadi alternatif. 

Adi Nugroho salah satu pemilik stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Lamongan mengatakan, jika terjadi kenaikan harga BBM nonsubsidi, mungkin masih batas wajar.

Meski begitu, kenaikan tersebut tidak berdampak pada kebutuhan konsumen, sebab naiknya rata-rata hanya Rp 200 rupiah per liter. 

Adi menjelaskan, kenaikan harga BBM nonsubsidi terjadi dua kali selama sebulan.

Kenaikan mempertimbangkan minyak mentah dunia, sehingga mekanisme di daerah juga mengikuti.

Kenaikan pertama terjadi 13 Januari. 

Ada tiga jenis BBM nonsubsidi mengalami kenaikan. Jenis pertamax naik Rp 200 rupiah menjadi Rp 8.600/liter.

Pertamax turbo naik Rp 250 rupiah menjadi Rp 9.650/liter, pertamina dex naik Rp 450 rupiah menjadi Rp 9.350/liter. 

Sedangkan, tahap kedua 20 Januari lalu

. Kenaikan terjadi pada pertalite naik Rp 100 rupiah menjadi Rp 7.600/liter.

Pertamax dex lite naik Rp 200 rupiah menjadi Rp 7.500/liter. “Naiknya memang bertahap, dan kenaikannya masih wajar,” ungkapnya. 

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Lamongan Zamroni mengatakan, kenaikan harga BBM menjadi kebijakan internal Pertamina.

Pihaknya tidak memiliki kewenangan memberikan komentar.

Tapi, terkait BBM subsidi biasanya pemerintah setempat akan dilibatkan.

‘’Belum ada informasi khusus mengenai BBM subsidi,” katanya. 

(bj/rka/rij/bet/ch/JPR)

 TOP
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia