Kamis, 15 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Entertainment

Kreatif, Ciptakan Kopi Ala luar Rasa Lokal

Rabu, 08 Nov 2017 07:40 | editor : Ebiet A. Mubarok

lifestyle kopi

NIKMAT: Karyawati salah satu rumah makan di Tuban menunjukkan kopi latte dengan citarasa lokal. (Yudha Satria Aditama/Radar Tuban)

TUBAN – Dunia kuliner Tuban tak henti-hentinya menawarkan inovasi baru. Setelah makanan yang banyak mengadopsi produk impor, kini giliran minuman yang mengikuti jejak. Seperti halnya kopi latte.

Kopi yang khas dengan lukisan beragam gambar di atas seduhannya ini ikut beradaptasi menyesuaikan lidah lokal para penikmatnya.

Dulu latte coffee identik dengan rebusan biji kopi luar negeri yang rasanya pahit, seperti biji kopi dari Brazil dan Vietnam.

Namun, belakangan, tren kopi bergeser. Banyak kopi dengan tampilan ekspor, namun mempunyai citarasa dalam negeri.

Salah satunya kopi latte. Meski tampilan menunya ciamik layaknya kopi internasional, namun rasa tetap menyesuaikan lidah lokal.

I’in Sari, leader salah satu kafe di Tuban mengatakan, agar tetap mempunyai citarasa pahit kopi, digunakan biji kopi Toraja.

Dia mengatakan, kopi latte banyak dilirik konsumen karena tampilannya yang menarik, sehingga banyak pemesannya dari kalangan kaum hawa.

Sementara dari kalangan wanita, jarang yang menyukai kopi pahit. ‘’Karena itu, kopi diganti dengan citarasa lokal yang lebih bersahabat,’’ tuturnya.

Wanita kelahiran Lamongan itu mengatakan, dengan menggunakan kopi lokal, rasa lebih bersahabat di lidah.

Terpenting tidak menghilangkan tampilan menu yang khas. Di sisi lain, latte bisa menjadi ajang kreativitas sang barista.

Jika peracik kopi cukup andal, maka berbagai gambar bisa ditampilkan. Mulai gambar padi, love, angsa, hingga panda.

‘’Menggambar di kopi itu  sulit. Satu gambar saja harus dipelajari selama satu bulan,’’ ungkapnya.

(bj/ds/yud/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia