Kamis, 15 Nov 2018
radarbojonegoro
icon featured
Events

Inovasi Berbuah Prestasi

Jumat, 21 Jul 2017 07:00 | editor : Ebiet A. Mubarok

PENTINGNYA ARSIP : Sosialisasi pengelolaan arsip oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuban terhadap pelajar SMAN 2 Tuban dan SMKN 2 Tuban di Warasmas Galery.

PENTINGNYA ARSIP : Sosialisasi pengelolaan arsip oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuban terhadap pelajar SMAN 2 Tuban dan SMKN 2 Tuban di Warasmas Galery. (Dokumen Pribadi)

TUBAN-Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuban terus berinovasi. Hasilnya, prestasi pun kembali diraih instansi yang berkantor di Jalan Hos Cokroaminoto itu. 

Mei lalu, organisasi perangkat daerah (OPD) yang dinakhodai Joko Prijono, SH, M. Hum, ini berhasil mendapat penghargaan dari Gubernur Jawa Timur Soekarwo. Yakni, dinas perpustakaan dan kearsipan terbaik ke-IV dalam penetapan lembaga kearsipan daerah (LKD) tingkat kabupaten/kota se-Jatim. 

‘’Itu (prestasi) terkait terobosan kami dalam pengembangan dan pengelolaan arsip,’’ ujar Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuban Joko Prijono di sela mengikuti sosialisasi kearsipan di Wisata Arsip Anak Sekolah dan Masyarakat (Warasmas) Galery Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Tuban, Rabu (19/7). 

Dikatakan dia, program inovasi Warasmas yang di-launching Mei lalu tersebut dalam rangka pemberian wawasan kepada masyarakat tentang pentingnya arsip. ‘’Anak-anak sekolah sebagai generasi penerus, saya harapkan ikut mendorong sekaligus mensosialisasikan pentingnya arsip kepada orang tua dan sanak famili,’’ tegasnya. 

Harapannya, ke depan, tertib arsip tidak hanya menjadi kewajiban OPD, pemerintahan, maupun swasta. Namun,  masyarakat juga mementingkan kearsipan pribadi maupun keluarga. ‘’Saya kira penting dalam mendukung kolaborasi terwujudnya tertib arsip di pemerintah daerah,’’ tegas dia. 

Untuk membangkitkan sekaligus mensosialisasikan pentingnya artis, Joko menegaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak terkait. Di antaranya museum, dinas pariwisata, kebudayaan, pemuda dan olahraga. Tujuannya, agar Warasmas sebagai destinasi alternatif untuk siswa maupun masyarakat. Konsepnya, mereka diarahkan untuk melihat arsip agar pemahaman tentang kearsipan semakin baik. ‘’Simpan lama cari cepat,’’ tegas dia. 

Kabid Kearsipan Suhartatik menambahkan, Warasmas berupaya agar masyarakat dan siswa melek dengan  pengelolaan arsip. Karena selama ini arsip masih dipandang sebelah mata. Padahal, arsip dapat menyelamatkan. Baik itu aset maupun kehidupan. ‘’Selain itu, arsip bercerita jujur. Arsip itu paling jujur. Paling jujur itu adalah arsip. Arsip bisa bercerita tentang sejarah, kegagalan, maupun kesuksesan,’’ papar dia. 

‘’Dengan menyelamatkan arsip, maka generasi yang akan datang sampai kapan pun  akan tahu apa yang terjadi dahulu hingga perjalanannya,  walaupun mereka belum lahir,’’ pungkasnya.

(bj/ds/zak/bet/JPR)

 
Jawa Pos Digital
E-Paper
Most Read
 TOP
Artikel Lainya
 
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia