Radar Bojonegoro

Surat Peringatan Diabaikan
BERITA TERKAIT

PADANGAN - Surat peringatan agar toko modern di Desa Cendono, Kecamatan Padangan, tutup ternyata diabaikan. Sikap ini dinilai tak patuh. Padahal, surat sudah dilayangkan seminggu lalu. Selain diprotes warga, penutupan juga karena awalnya izin toko biasa, namun ternyata berdiri toko modern atau minimarket.

”Tampaknya pemilik masih belum menutup toko itu,’’ kata Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) Kamidin kemarin (18/5).
Kamidin memastikan, pihaknya akan melayangkan surat peringatan kedua. Saat ini suratnya masih dikonsep. Jika nantinya masih membandel, pihaknya akan bertindak tegas. Melalui satpol PP, pemkab akan menutup paksa toko modern tersebut. Surat peringatan dilayangkan ke pemilik toko juga ditembuskan ke satpol PP. 

”Kita sudah peringatkan, pemilik toko juga sudah kita panggil. Kalau tetap tak mau tutup, biar satpol PP nanti yang bergerak,’’ ujar mantan kepala satpol PP itu.
Dia menerangkan, toko modern harus tu­tup karena tidak sesuai dengan izinnya. Selain itu, keberadaannya juga diprotes pedagang pasar setempat. Izin yang diajukan adalah izin toko biasa. Karena itu, kepala desa (kades) setempat sampai dinas penanaman modal dan PTSP memberikan izin. 

Namun, perkembangannya, toko itu ternyata toko modern yang berjaringan. ”Itu kan tidak sesuai izin. Karena itu harus ditutup. Segera kita peringatkan lagi,’’ tandasnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Satpol PP Achmad Gunawan menyatakan, siap menutup toko modern di Desa Cendono itu karena bagian tugas penegak peraturan daerah (perda). Hanya, terkait eksekusi penutupan toko modern menunggu komando dari dinas penanaman modal dan PTSP. 

”Jika setelah diperingatkan masih membandel, nanti akan ditindak tegas. Kami menunggu komando apakah sudah harus ditutup atau belum,’’ terangnya. (ono/rij)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar