Radar Bojonegoro

Fokus Razia Pekat Jelang Ramadhan

KOTA - Meski masih jauh dari bulan puasa, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Bojonegoro tak ingin kecolongan. Sejak kemarin (14/5), pasukan penegak perda itu sudah mulai memfokuskan operasi pada penyakit masyarakat (pekat). Tujuannya, saat puasa berjalan, masyarakat sudah tidak kaget dengan operasi dan razia. 


’’Intinya sama seperti hari biasa, operasi selalu dilakukan, bedanya menjelang puasa ditingkatkan,” kata Kepala Plt Satpol PP Bojonegoro Achmad Gunawan kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin.


Menurut Gunawan, fokus operasi pekat sudah dimulai sejak Sabtu (13/5). Tujuannya, selain memberi shock therapy pada tempat-tempat hiburan, juga mengimbau pada masyarakat agar mulai mengurangi kegiatan yang disinyalir mengganggu ketentraman dan tata tertib. Sehingga, saat puasa berlangsung, sudah ada dampak yang dirasakan. 


Terkait titik-titik sasaran operasi, terang dia, tempat-tempat hiburan dan warung-warung disinyalir menyediakan minuman beralkohol. Mengingat, dua titik itu masih banyak ditemui di kawasan Kota Bojonegoro. Awal operasi pekat dilakukan, petugas menemukan satu pasangan diluar nikah berada di tempat kos kawasan Jalan Pondok Pinang. 


Meski tidak menyebutkan dengan jelas, setidaknya, dengan adanya temuan tersebut, kata Gunawan, lokasi kos-kosan di Kota Bojonegoro kerap menjadi tempat kumpul kebo (pasangan bukan suami istri). Oleh sebab itu, menjelang puasa ini, pihak satpol bakal meningkatkan operasi. Sehingga, penemuan pasangan di luar nikah berada di tempat kos seperti itu tidak didapati lagi. 


’’Sabtu (13/5) kemarin kita dapati satu pasangan di luar nikah dalam satu kamar kos,” pungkasnya. (zky/haf)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar