Radar Bojonegoro

Operasional KONI Terkendala Biaya
BERITA TERKAIT

KOTA – Operasional Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Bojonegoro terganggu. Alasannya, satu-satunya sumber pembiayaan KONI, dari dana hibah dari APBD 2017 sekitar Rp 3 miliar belum bisa dicairkan.


Menurut Ketua KONI Bojonegoro Luqman Wafi, telatnya pencairan dana hibah berpengaruh pada kegiatan KONI. ’’Sampai sekarang memang belum bisa dicairkan,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bojonegoro kemarin (14/5). 


Belum bisa dicairkannya dana tersebut, tentu berdampak pada program-program KONI. Mengingat, saat ini KONI sedang mempersiapkan pusat latihan kabupaten (puslatkab) mempersiapkan strategi jelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur. Menurut Luqman, dana hibah biasanya cair paling lambat pada Maret. Bahkan, tahun lalu Februari sudah bisa dicairkan. 


Lebih jauh, dia menjelaskan, telatnya dana hibah ini sebenarnya tidak hanya dirasakan KONI. Melainkan semua lembaga yang proses pendirian dan biaya operasionalnya dari dana hibah seperti PMI, FKUB, MUI, hingga KNPI. Kondisi ini tentu mengganggu operasional lembaga tersebut. Oleh sebab itu, dia berharap ada solusi terkait belum cairnya dana hibah tersebut. 
’’Harapannya segera dicairkan agar program tidak macet,” kata dia. 


Terpisah, Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Daerah (BPKKD) Pemkab Bojonegoro Ibnu Soeyoethi saat dikonfirmasi menjelaskan, dana hibah ke sejumlah lembaga memang belum turun. Terkait dana untuk KONI, pihaknya sudah koordinasi dengan KONI.  Dari birokrasi pencairan, memang ada syarat yang belum dilengkapi. Yakni, terkait Perbup tentang hibah yang belum dikeluarkan. ’’Persyaratannya tinggal perbup saja. Perbup hibah belum dikeluarkan,” katanya. 


Sementara itu, Kabag Hukum Pemkab Bojonegoro Moch. Chosim mengatakan, pembahasan perbup tentang hibah sudah selesai. Dalam waktu dekat, sudah bisa dikeluarkan. Menurut Chosim, hasil pembahasan itu akan dinaikkan ke Bupoti hari ini (senin, red). ’’Pembahasan sudah kelar, senin kita naikkan ke pimpinan,” pungkasnya. (zky/haf)

 


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar