Radar Bojonegoro

Penanganan Anjal Sebatas Pembinaan
BERITA TERKAIT

KOTA – Fenomena anak jalanan (anjal) cukup meresahkan masyarakat. Ditambah perilaku menyimpang yang dilakukan selama ini. Namun, penanganan anjal selama ini masih terkendala biaya. 


Kepala Dinas Sosial Adie Wicaksono mengatakan, puluhan anjal yang terjaring razia sudah diberikan bimbingan sesuai dengan bakatnya. ’’Pembinaan tersebut sifatnya sosialisasi. Misalnya, kembali melanjutkan sekolah atau mengikuti pelatihan,” ujarnya kemarin (17/4).


Namun, tidak semua anjal akan diberikan pelatihan selama tiga bulan. Hanya anjal asal Kota Ledre yang bisa mengikuti pelatihan. Sebab, biaya operasional pelatihan sangat minim. Sedangkan, rata-rata anjal berasal dari luar Bojonegoro.


Sehingga, mereka akan dipulangkan karena bukan tanggung jawab dinsos. Begitu juga pekerja seks komersial (PSK) yang selama ini terjaring razia.   


Sementara dana penanganan eks penyandang penyakit sosial itu masih tetap seperti tahun lalu, yakni sebesar Rp 25,5 juta.


Sedangkan jumlah anjal yang terjaring razia terus bertambah. Hingga kini sudah ada sekitar 30 anjal yang terjaring razia petugas satpol PP. Jumlah itu tidak jauh berbeda dengan jumlah selama 2016, sekitar 55 anjal berhasil diamankan. ’’Karena jumlah anggarannya minim, maka penanganannya lebih kepada bimbingan selama ini,’’ imbuhnya.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar