Radar Bojonegoro

Sering Hujan, Produksi Genteng Berhenti

BLORA - Curah hujan yang tinggi memengaruhi produksi genteng. Beberapa produsen genteng asal Dusun Wuni, Desa Balong, Kecamatan Jepon, memilih berhenti sementara. Sebab, curah hujan masih tinggi memengaruhi sulitnya mengeringkan genteng.


Damin, salah satu pembuat genteng mengatakan, pembuatan genteng beberapa waktu ini banyak berhenti. Seperti pencetakan dengan model pres dan pembakaran di jobong (tempat pembakaran).

 
Sebab, pembuatan genteng khas Dusun Wuni ini butuh dikeringkan di bawah sinar matahari. Namun, akhir-akhir ini panas matahari tidak bisa maksimal. Sehingga, memilih berhenti terlebih dahulu. 


Damin mencontohkan, saat memasuki Dusun Wuni, kini tak lagi mendapati aktivitas pembakaran genteng di jobong. Karena kondisi hujan ini, produksi banyak berhenti. ”Kalau tidak hujan sudah banyak yang produksi,’’ ujarnya.


”Tapi beruntung, pemesannya juga tidak banyak,’’ lanjut dia.
M. Pausi, pembuat genteng lain, mengatakan, selama musim hujan ini sering kali berhenti membuat genteng karena terkendala penjemuran genteng. Tetapi, ketika tetap memproduksi genteng, waktu yang dibutuhkan lebih lama.

”Meskipun begitu, masih banyak saja pemesanan gentengnya,’’ ujarnya.
Dusun Wuni merupakan sentra penghasil genteng. Pemasaran genteng selain di Blora juga sampai di Bojonegoro, Tuban, dan Lamongan. (fud/rij)


BERITA LAINNYA
Tulis Komentar