A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: 43

Filename: models/mcats.php

Line Number: 132

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: 43

Filename: models/mcats.php

Line Number: 138

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index:

Filename: models/mcats.php

Line Number: 139

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index:

Filename: models/mcats.php

Line Number: 140

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index:

Filename: models/mcats.php

Line Number: 141

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index:

Filename: models/mcats.php

Line Number: 142

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: 43

Filename: models/mcats.php

Line Number: 144

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: 43

Filename: models/mcats.php

Line Number: 145

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: 43

Filename: models/mcats.php

Line Number: 146

A PHP Error was encountered

Severity: Notice

Message: Undefined index: 43

Filename: models/mcats.php

Line Number: 147

Haji Dalam Perspektif Sosial, Budaya, Ekonomi.. | radarbojonegoro.jawapos.com
Radar Bojonegoro

Haji Dalam Perspektif Sosial, Budaya, Ekonomi

Realitas dan Tantangan

Penyelenggaraan haji tidak terlepas dari permasalahan-permasalahan baik teknis maupun non teknis. Hal tersebut merupakan realitas dan tantangan ke depan bukan hanya oleh Kementerian Agama akan tetapi seluruh masyarakat Indonesia. Penyelenggaraan ibadah haji merupakan tugas nasional dan menjadi tanggungjawab pemerintah di bawah koordinasi Menteri Agama seperti yang telah diamanatkan di dalam UU Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji.

 

Kegiatan operasional penyelenggaraan ibadah haji yang telah berlangsung puluhan tahun dilaksanakan di Indonesia sesuai dengan situasi dan perkembangan kondisi kemasyarakatan. Perkembangan masyarakat yang semakin dinamis, kritis, dan korektif tersebut melahirkan tuntutan baru yang harus ditanggapi secara positif. Tuntutan baru tersebut, lahir karena penyelenggaraan ibadah haji merupakan kegiatan yang kompleks yang melibatkan banyak pihak, mengelola banyak uang dan dilaksanakan dalam rentang waktu yang panjang.

 

Dengan selalu memperhatikan kenyataan ini, maka perbaikan terus dilakukan meliputi organisasi, sistim dan metode kerja, sarana dan prasarana, sumber daya manusia dan penerapan teknologi informasi yang meliputi pengelolaan yang cermat, kordinasi yang dekat, kerjasama yang kuat, SDM yang handal dan amanah sebagai instrumen pelaksanaan pembinaan, pelayanan dan perlindungan kepada jemaah haji.

1
2

BERITA LAINNYA
Tulis Komentar